Fungsi Asphalt Mixing Plant

Asphalt Mixing Plant

Salah satu Fungsi Asphalt Mixing Plant adalah memproduksi aspal beton (hot mix) yang merupakan material utama untuk pembangunan jalan raya. Aspal beton adalah campuran dari material batuan (agregat), pasir, aspal, dan bahan pengikat lainnya sesuai dengan resep yang di inginkan.

Fungsi Asphalt Mixing Plant

10 Fungsi Asphalt Mixing Plant

AMP memiliki banyak komponen dan fungsi yang saling berhubungan dan bekerja secara terintegrasi. Sehingga, AMP mampu menghasilkan aspal beton yang berkualitas dan optimal. Berikut adalah 10 Fungsi AMP yang perlu Anda ketahui menurut kami AMP Hoki :

Mengeringkan Agregat Dingin

Fungsi AMP pertama adalah mengeringkan agregat dingin yang berasal dari bin dingin (cold bin). Proses ini menggunakan pengering (dryer) yang dipanaskan oleh burner. Proses pengeringan bertujuan untuk menghilangkan kandungan air atau kelembaban dari agregat dingin sehingga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pencampuran.

Pengering (dryer) biasanya berbentuk silinder horizontal yang berputar dengan kecepatan tertentu. Di dalam pengering terdapat sirip-sirip atau lifter. Fungsinya adalah untuk mengangkat dan menjatuhkan agregat dingin agar tercampur dengan udara panas dari burner. Udara panas ini akan menguapkan air dari agregat dingin dan keluar melalui cerobong pengering.

Mengayak dan Mengelompokkan Agregat Panas

Fungsi kedua AMP adalah mengayak dan mengelompokkan agregat panas yang berasal dari pengering ke dalam fraksi-fraksi ukuran yang berbeda . Yaitu dengan menggunakan saringan (screen) atau unit ayakan panas (hot screening unit). Proses pengayakan ini bertujuan untuk memisahkan agregat panas sesuai dengan ukuran butirnya sehingga dapat di sesuaikan dengan resep pencampuran yang di inginkan.

Saringan (screen) atau unit ayakan panas (hot screening unit) biasanya terdiri dari beberapa lapisan saringan dengan ukuran lubang yang berbeda-beda. Dalam Fungsi Asphalt Mixing Plant ini, agregat panas yang keluar dari pengering akan melewati saringan-saringan. Prosesnya bekerja secara bertahap dari atas ke bawah. Agregat panas yang lolos dari saringan tertentu akan masuk ke dalam bin panas (hot bin) sesuai dengan fraksi ukurannya.

Menampung Agregat Panas

Fungsi AMP ketiga adalah menampung agregat panas yang sudah di ayak ke dalam bin panas (hot bin). Ini terdiri dari beberapa kompartemen sesuai dengan fraksi ukuran agregat. Bin panas (hot bin) berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara agregat panas sebelum di timbang dan di campur dengan aspal cair.

Bin panas (hot bin) biasanya di lengkapi dengan sensor suhu, sensor tingkat, dan pintu bukaan otomatis. Sensor suhu berfungsi untuk mengukur suhu agregat panas di dalam bin panas.

Sensor tingkat berfungsi untuk mengukur jumlah agregat panas di dalam bin panas. Pintu bukaan otomatis berfungsi untuk mengeluarkan agregat panas dari bin panas ke bin penimbang (weight bin). Ini bekerja sesuai dengan permintaan sistem kontrol operasi.

Menimbang Agregat Panas

Fungsi keempat AMP adalah menimbang agregat panas dari setiap fraksi ukuran yang di butuhkan untuk tiap kali pencampuran atau batch. Proses ini berjalan dengan menggunakan bin penimbang atau weigh bin. Bin penimbang berfungsi sebagai tempat penimbangan agregat panas sebelum di campur dengan aspal cair di dalam pencampur (mixer atau pugmill).

Bin penimbang biasanya di lengkapi dengan sensor berat, sensor tingkat, dan pintu bukaan otomatis. Sensor berat berfungsi untuk mengukur berat agregat panas di dalam bin penimbang. 

Sensor tingkat berfungsi untuk mengukur jumlah agregat panas di dalam bin penimbang. Pintu bukaan otomatis berfungsi untuk mengeluarkan agregat panas dari bin penimbang ke pencampur (mixer atau pugmill). Ini bekerja sesuai dengan permintaan sistem kontrol operasi.

Menyemprotkan Aspal Cair

Fungsi Asphalt Mixing Plant berikutnya adalah menyemprotkan aspal cair yang berasal dari tangki aspal (hot asphalt storage) ke dalam pencampur. Proses ini berjalan dengan menggunakan timbangan aspal (asphalt weight hopper). Timbangan aspal berfungsi sebagai tempat penimbangan aspal cair sebelum di campur dengan agregat panas di dalam pencampur (mixer atau pugmill).

Timbangan aspal biasanya di lengkapi dengan sensor berat, sensor tingkat, dan pompa aspal. Sensor berat berfungsi untuk mengukur berat aspal cair di dalam timbangan aspal. 

Sensor tingkat berfungsi untuk mengukur jumlah aspal cair di dalam timbangan aspal. Pompa aspal berfungsi untuk memompa aspal cair dari tangki aspal ke timbangan aspal dan menyemprotkannya ke pencampur (mixer atau pugmill). Ini bekerja sesuai dengan permintaan sistem kontrol operasi.

Mencampurkan Agregat Panas Dan Aspal Cair

Fungsi AMP keenam adalah mencampurkan agregat panas dan aspal cair secara homogen dan merata. Proses pencampuran terjadi di dalam pencampur (mixer atau pugmill) untuk menghasilkan hot mix atau aspal beton. Pencampur adalah komponen utama dari Asphalt Mixing Plant yang berfungsi sebagai tempat pencampuran agregat panas dan aspal cair.

Pencampur (mixer atau pugmill) biasanya berbentuk silinder horizontal yang berputar dengan kecepatan tertentu. Di dalam pencampur terdapat pisau-pisau atau paddle yang berfungsi untuk mengaduk dan mencampur agregat panas dan aspal cair. Waktu pencampuran biasanya berkisar antara 30-60 detik tergantung dari resep pencampuran yang di inginkan.

Mengeluarkan Hot Mix

Fungsi AMP yang ketujuh adalah mengeluarkan hot mix dari pencampur (mixer atau pugmill) ke dalam truk pengangkut. Bisa juga dari pencampur ke silo penyimpanan sementara dengan menggunakan pintu bukaan pencampur (mixer gate). Pintu bukaan pencampur (mixer gate) berfungsi sebagai pintu keluar hot mix dari pencampur (mixer atau pugmill).

Dalam Fungsi Asphalt Mixing Plant ini, pintu bukaan pencampur (mixer gate) biasanya di lengkapi dengan tiga sensor. Yaitu sensor posisi, sensor tekanan, dan aktuator hidrolik. Sensor posisi berfungsi untuk mengukur posisi pintu bukaan pencampur apakah terbuka atau tertutup. Sensor tekanan berfungsi untuk mengukur tekanan hot mix di dalam pencampur. Aktuator hidrolik berfungsi untuk membuka dan menutup pintu bukaan pencampur sesuai dengan permintaan sistem kontrol operasi.

Mengontrol Suhu, Tekanan, Dan Debit Aspal Cair

Fungsi kedelapan AMP adalah mengontrol suhu, tekanan, dan debit aspal cair yang di suplai ke pencampur dengan menggunakan unit pengontrol aspal. Unit pengontrol aspal (asphalt cement control unit) berfungsi sebagai unit pengatur suhu, tekanan, dan debit aspal cair. Sehingga, akan sesuai dengan resep pencampuran yang di inginkan.

Unit pengontrol aspal (asphalt cement control unit) biasanya terdiri dari beberapa komponen. Di antaranya seperti termometer, manometer, flow meter, katup pengatur, katup pengaman, katup pemutus, filter, dan pompa.

Mengontrol Suhu, Tekanan, Dan Debit Udara Panas

Fungsi AMP kesembilan adalah mengontrol suhu, tekanan, dan debit udara panas yang di gunakan untuk memanaskan beberapa komponen. Di antaranya adalah pengering, burner, dan tangki aspal dengan menggunakan hot-oil heater. Hot-oil heater adalah sebuah alat pemanas yang menggunakan minyak panas sebagai media pemanasnya.

Hot-oil heater biasanya terdiri dari beberapa komponen. Contohnya tangki minyak panas, burner, pompa minyak panas, katup pengatur, katup pengaman, katup pemutus, filter, termometer, manometer, dan flow meter. 

Mengumpulkan Debu

Fungsi kesepuluh AMP adalah mengumpulkan debu yang di hasilkan dari proses pengeringan agregat. Proses ini menggunakan alat bernama pengumpul debu (dust collector) yang bisa berupa dry dust collector atau wet cyclone. 

Dalam Asphalt Mixing Plant, pengumpul debu berfungsi sebagai alat penangkap dan penampung debu yang terbawa udara keluar dari pengering.

Dry dust collector adalah jenis pengumpul debu yang menggunakan kantong-kantong filter sebagai media penangkap debunya. Wet cyclone adalah jenis pengumpul debu yang menggunakan air sebagai media penangkap debunya.

Jenis Asphalt Mixing Plant

Penutup

Dengan mengetahui 10 Fungsi Asphalt Mixing Plant ini, Anda dapat memahami proses produksi aspal beton yang berkualitas dan optimal. Anda hanya perlu memastikan layanan ahli dari penyedia Asphalt Mixing Plant terpercaya, profesional dan berpengalaman seperti contohnya kami. Ketahui lebih lanjut Tentang Kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top